Kemenhub Fasilitasi Pemulangan 359 ABK Kapal Persiar Dream Explorer

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 30 April 2020 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 320 2207113 kemenhub-fasilitasi-pemulangan-359-abk-kapal-persiar-dream-explorer-fTrn9ox10O.jpg Kapal Mewah (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 Nasional akan memfasilitasi pemulangan Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja di Kapal Pesiar asing sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

"Hari ini, sebanyak 359 orang ABK kapal MV Dream Explorer diangkut menggunakan sekoci ke Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok untuk kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko di Jakarta (29/4/2020).

 Baca juga: Kembali Pulih, Menhub Budi Karya: Ini Mujizat bagi Saya

Wisnu mengatakan, meskipun kapal MV Dream Explorer tidak memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terpapar Covid-19, namun seluruh ABK akan tetap melalui proses pemeriksaan kesehatan yang ketat sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 sebagaimana standard dari WHO.

"Kami bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Satgas Covid-19 telah melakukan rapid test kepada seluruh ABK tersebut," ungkap Wisnu.

 Baca juga: Menteri Basuki Siapkan Program Padat Karya untuk TKI dari Malaysia

Wisnu menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan sebanyak 18 unit bus untuk mengangkut para ABK menuju tempat karantina untuk melakukan isolasi selama 14 hari. Sebagaimana yang diberlakukan kepada ABK MV Artania, seluruh ABK MV Dream Explorer, baik yang hasil rapid testnya positif ataupun negatif, juga akan dikarantina di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet.

"Namun demikian, untuk mengantisipasi apabila Wisma Atlet tidak bisa menampung, pihak principal juga telah menyediakan tempat penampungan untuk karantina bagi para ABK sebelum kemudian dikembalikan ke tempat asal masing-masing," jelasnya.

MV Dream Explorer, lanjut Wisnu, adalah kapal pesiar yang melayani pelayaran dari Shanghai, Sydney dan Auckland. Sebanyak 359 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdiri dari 54 orang wanita dan 305 orang laki-laki bekerja sebagai kru di kapal tersebut.

"Selain MV Artania dan MV Dream Explorer, sesuai hasil rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 dan pihak-pihak terkait, besok (30/4) kami akan kembali memfasilitasi pemulangan sebanyak kurang lebih 374 ABK kapal MV Carnival Splendor," terang dia.

Dia menambahkan, fasilitasi pemulangan WNI yang bekerja sebagai ABK di Kapal Pesiar ini merupakan wujud kehadiran dan tanggung jawab pemerintah kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tengah merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

“Pemulangan para PMI ini tentunya tidak dapat berhasil tanpa kerjasama yang baik antara Kementerian, instansi, maupun pemerintah daerah terkait. Setelah melalui pemeriksaan Rapid test, hasilnya adalah seluruh ABK WNI dinyatakan negatif Covid 19," tutup dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini