Proyek Pembangunan Jembatan Ogan di Ruas Tol Trans Sumatera Hampir Selesai

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 02 Mei 2020 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 02 320 2208039 proyek-pembangunan-jembatan-ogan-di-ruas-tol-trans-sumatera-hampir-selesai-FiK8K90s6I.jpg Pengecoran Terakhir Jembatan Ogan. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus melanjutkan pembangunan prasarana infrastruktur konektivitas yang telah mendekati tuntas, yakni proyek Jembatan Ogan yang menghubungkan Seksi I Tol Kayu Agung – Palembang (Kramasan) – Betung dengan Jalan Lintas Timur Sumatera. Proyek ini terus dikerjakan meski di tengah pandemi virus corona.

Proyek Jembatan Ogan sangat penting untuk mendukung kelancaran pergerakan orang dan barang (logistik). Di mana progres hingga Jumat 1 Mei 2020, sudah dilakukan pengecoran akhir jembatan yang secara keseluruhan progresnya mencapai 98%.

Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol Herwidiakto mengatakan, tersambungnya Jembatan Ogan merupakan komitmen BUJT untuk menyelesaikan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung sepanjang 111 km.

Baca Juga: Dibangun Sejak 2014, 368 Km Ruas Tol Trans Sumatera Sudah Beroperasi

“Seksi I Kayu Agung – Palembang (Jakabaring) sepanjang 33 km sudah beroperasi tanpa tarif sejak April 2020. Sekarang kami fokus untuk mempercepat penyelesaian STA 33,5 - STA 42,5 (Jakabaring - Kramasan) dimana Kramasan merupakan exit ke Jalintim Sumatera. Untuk Seksi II Palembang – Betung akan dimulai pada Juli 2020. Kami harap pembangunan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung selesai secara keseluruhan pada Januari 2022,” ucap Herwidiakto, dikutip dari keterangan Kementerian PUPR, Sabtu (2/5/2020).

Jembatan Ogan merupakan merupakan satu dari tiga jembatan panjang yang ada di Ruas Tol Kayu Agung–Palembang (Kramasan). Jembatan yang dibangun dengan metode cast insitu balance cantilever ini memiliki total panjang 1,6 km dengan lebar bentang utama 385 meter, clearance horizontal 185 meter dan clearance vertikal 16,5 meter.

Nilai investasi jembatan adalah Rp1,2 triliun. Pembangunan jembatan tol ini dilakukan oleh PT Waskita Sriwijaya Tol selaku BUJT ruas Kayu Agung - Palembang (Kramasan) sepanjang 42 km dengan waktu pelaksanaan dari 1 Juni 2016 hingga Juni 2020.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini