Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Progres Pembangunan Jembatan Pulau Balang di Ibu Kota Baru Sudah 76,8%

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2020 |14:28 WIB
Progres Pembangunan Jembatan Pulau Balang di Ibu Kota Baru Sudah 76,8%
Proyek Jembatan Pulau Balang. (Foto: Okezone.com/Hutama Karya)
A
A
A

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) mencatat progres pembangunan Jembatan Pulau Balang di lokasi Ibu Kota Baru telah mencapai 76,8%. Jembatan ini akan menghubungkan jalan Trans Kalimantan dari Balikpapan menuju Penajam Paser Utara melintasi Teluk Balikpapan.

Hutama Karya dalam pengerjaannya melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Bangun Cipta Konstruksi, membangun jembatan yang terbentang sepanjang 804 meter dek utama dan 167 meter dek pendekat. Jembatan Pulau Balang digadang-gadang menjadi jembatan terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu yang juga dibangun oleh Hutama Karya.

Kepala Proyek Jembatan Pulau Balang, Dhono Nugroho mengatakan, bahwa per April 2020, progres proyek ini telah mencapai 76,8%.

Baca Juga: Nasib Ibu Kota Baru saat Covid-19, Menko Luhut: Masih Jalan di Tempat

“Dari segi fisik, pekerjaan tiang jembatan dapat dikatakan 95% selesai. Saat ini proses pekerjaan dek jembatan dengan metode Balance Cantilever,” jelasnya, dalam keterangan Hutama Karya, Senin (4/5/2020).

Namun, Dhono mengakui bahwa dalam proses pembangunannya, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi. Tantangan terbesar yang dialami adalah pada saat pekerjaan pondasi, kondisi seabed yang berupa batuan menyebabkan proses pemasangan casing jauh lebih lama dari yang diperkirakan.

“Dari aspek sosial, status lahan yang belum bebas juga cukup berdampak pada kelancaran pekerjaan di lapangan,” imbuhnya.

Meski begitu, pihaknya telah bekerjasama yang baik dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan dalam proyek sehingga permasalahan yang muncul pada akhirnya dapat diselesaikan. Tim proyek Jembatan Pulau Balang juga menggandeng sejumlah elemen lokal, baik perusahaan maupun tenaga kerja, dengan harapan memberikan dampak positif bagi area di sekitar proyek.

“Semoga dengan munculnya ikon baru yaitu jembatan pulau balang dapat meningkatkan perekonomian wilayah Gersik, Riko, PPU dan Tempadung, serta menjadi suatu monumen pengingat hasil keringat dan pengorbanan anak bangsa yang telah berusaha keras dalam mewujudkan monumen berteknologi tinggi ini,” ungkapnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement