Airbnb PHK 1.900 Karyawan akibat Virus Corona

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 06 Mei 2020 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 320 2209859 airbnb-phk-1-900-karyawan-akibat-virus-corona-Ylf2ZBHign.jpg PHK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Airbnb Inc melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 25% dari total tenaga kerjanya atau hampir 1.900 karyawan akibat dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Bisnis Airbnb terpukul keras dengan pendapatan tahun ini diperkirakan kurang dari setengah dari apa yang kami peroleh pada tahun 2019," kata pendiri Airbnb Brian Chesky seperti dilansir Reuters, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga: Tutup Pabrik di Tangerang, Produsen Sepatu Adidas PHK 2.500 Pekerja

Karyawan yang diberhentikan di Amerika Serikat akan mendapatkan gaji pokok 14 minggu ditambah satu minggu tambahan untuk setiap tahun di Airbnb, kata perusahaan itu.

Dengan jutaan wisatawan membatalkan rencana liburan, perjalanan kerja, dan kunjungan keluarga, Airbnb awal tahun ini mengatakan bahwa pihaknya mengalokasikan USD250 juta untuk membantu mengimbangi kerugian yang ditimbulkan.

Pada akhir Maret, perusahaan menghentikan kegiatan pemasarannya untuk menghemat USD800 juta pada tahun 2020 dan memberi tahu pekerja bahwa para pendirinya tidak akan menerima gaji selama enam bulan ke depan sementara eksekutif puncak akan mengambil potongan 50%.

Bulan lalu, Airbnb mengatakan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake dan Sixth Street Partners akan menginvestasikan USD1 miliar, sehingga meningkatkan cadangan kasnya menjadi sekitar USD4 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk menarik lebih banyak tuan rumah atau pemilik rumah yang mendaftarkan properti mereka untuk disewakan pada platformnya, kata Airbnb.

 Virus Corona

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini