Soal Bansos, Sri Mulyani: Ini Masalah Kemanusian

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 320 2211369 soal-bansos-sri-mulyani-ini-masalah-kemanusian-FPWFAIzokf.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani buka-bukaan soal dana bantuan sosial (bansos) penanganan dampak virus corona atau Covid-19. Bansos terdiri dari berbagai bentuk, bansos tunai, sembako maupun BLT.

Dirinya pun tidak ingin berpolemik soal penyaluran bansos, karena sesuai arahan Presiden Jokowi penyaluran bansos harus secepat mungkin, transparan dan tepat sasaran.

"Strategi paling penting adalah masyarakat paling bawah tidak boleh tidak dapat dukungan, karena ini masalah kemanusiaan," kata Sri Mulyani dalam telekonferensi seperti dikutip, Sabtu (9/5/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Ambil Alih Pembagian Bansos di DKI Jakarta

Sri Mulyani menambahkan, penyaluran bansos bisa menjaga konsumsi masyarakat agar tidak terjadi penurunan imbas virus corona. "Ekspansi bansos hingga dekati 60% masyarakat adalah kita lakukan. Kita harap covid bisa terjaga dari penurunanya bisa sebabkan langkah-langkah untuk berikan relaksasi secara sosial sehingga denyut ekonomi pulih. Tapi kalau meningkat, harus diterima," ujarnya.

"Bansos harus expand dan positif. Makanya perhatian Presiden, Kemensos, pelaksanaan bansos tadi yang capai 60% dari masyarakat kita yang mestinya bisa cover. Tapi itu saja nilainya Rp65 triliun tidak bisa substitute seluruhnya," sambungnya.

Baca Juga: M Taufik Bela Anies soal Pembagian Bansos Warga Jakarta Terdampak Covid-19

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) untuk warga DKI Jakarta sudah tersalurkan seluruhnya. Ia memastikan, sebanyak 1,3 juta kepala keluarga (KK) telah menerima bansos.

"Tahap pertama kita sudah selesaikan beberapa hari yang lalu yaitu untuk Jakarta sudah selesai semua," kata Juliari.

Juliari menerangkan, pihaknya juga telah menyalurkan 600 ribu paket bansos kepada 600 ribu kepala keluarga (KK) bagi warga Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) mulai hari ini.

"Presiden memerintahkan agar untuk bansos sembako Jabodetabek ini dari 6 kali tahapan penyaluran itu dibagi 4 penyaluran dalam bentuk paket sembako dan 2 kali penyaluran dalam bentuk beras. yang beras ini dilakukan ditugasi adalah Bulog. Sehingga nanti ada yang 4 tahap dengan sembako 2 tahap dengan Bulog," tuturnya. (dni)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini