Sementara itu, dalam laporan mingguan Administrasi Informasi Energi AS pada hari Rabu menunjukkan stok minyak naik dalam 15 minggu berturut-turut meskipun tingkat pertumbuhan dalam persediaan telah melambat.
Saat ini pelaku pasar memantau lebih banyak data yang menunjukkan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia atau sebagai OPEC + mematuhi rekor penurunan produksi sebesar 9,7 juta barel per hari yang dimulai bulan ini.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.