Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Dunia Melonjak 5% Jadi USD30/Barel

Giri Hartomo , Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2020 |09:09 WIB
   Harga Minyak Dunia Melonjak 5% Jadi USD30/Barel
Minyak (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Harga minyak dunia naik 5% pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB) karena produsen minyak AS memotong produksi dengan penurunan jumlah rig pengeboran jatuh ke rekor terendah.

Selain itu, harga minyak terangkat sentimen banyak negara melonggarkan kebijakan lockdown akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Harga Minyak Kembali Anjlok Hampir 2%, Apa Penyebabnya?

Melansir Reuters, Jakarta, Sabtu (9/5/2020), harga minyak mentah Brent ditutup naik USD1,51 atau 5,1% ke level USD30,97 per barel. Minyak mentah Intermediate West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD1,19 atau 5%, menjadi USD24,74 per barel.

Kedua kontrak membukukan kenaikan minggu berturut-turut dengan Brent naik lebih dari 18% minggu ini dan WTI naik sekitar 33%.

Tercatat, jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi turun 34 ke level terendah. Hal ini mencerminkan data 80 tahun yang lalu karena industri energi memangkas produksi dan pengeluaran untuk imbas coronavirus yang menggangu permintaan bahan bakar.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Jatuh karena Kekhawatiran Kelebihan Pasokan

Perusahaan-perusahaan minyak Amerika Utara telah menghentikan produksi lebih cepat dari perkiraan para analis dan berada di jalur untuk memangkas sekitar 1,7 juta barel per hari (bpd) pada akhir Juni.

“Kemajuan beberapa minggu terakhir ini agak mencurigakan mengingat fakta bahwa kasus coronavirus terus meningkat dan surplus minyak mentah AS mempertahankan tren kenaikan di mana rekor tingkat stok AS kemungkinan akan dicapai dalam laporan AMDAL minggu depan," kata Presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois, Jim Ritterbusch.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement