Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produksi Turun 97%, Bagaimana Nasib 6.000 Pekerja Katering Garuda?

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2020 |18:10 WIB
Produksi Turun 97%, Bagaimana Nasib 6.000 Pekerja Katering Garuda?
Garuda Tetap Sediakan Makanan Selama Penerbangan. (Foto: Okezone.com/Garuda)
A
A
A

JAKARTA - Anak usaha Garuda Indonesia, PT Aerofood Indonesia hampir merumahkan seluruh pekerjannya karena penurunan produksi hingga 97% karena menurunnya aktivitas industri penerbangan akibat pandemi virus corona.

Direktur Utama PT Aerofood Indonesia Sis Handaya Aziz mengatakan, saat ini perusahaan hanya mempertahankan pegawai dengan status tetap. Hal ini karena produksi Aerofood drop hingga 97%.

Baca Juga: Garuda Tetap Siapkan Makanan Selama Penerbangan

"Yang kita pertahankan adalah pegawai tetap saja dan sebagian yang berkaitan dengan produksi khusus untuk industrial catering," ujarnya, saat dihubungi Okezone, Selasa (12/5/2020).

Sebagai informasi, sales Aerofood ACS 70% berasal dari inflight food services. Selebihnya atau sebesar 30% dari industrial catering.

Baca Juga: Sri Mulyani dan Erick Thohir Putar Otak Bereskan Utang Garuda Indonesia

Untuk itu, kata Sis, masih ada pegawai yang yang berkaitan dengna produksi industri catering masih dipertahankan. Sementara pekerja yang lainnya dirumahkan sampai kondisi normal.

"Kalau jumlah yang dirumahkan tinggal dihitung saja dari karyawan ACS 6.000-an. Sementara produksi turun sampai 97%. Jadi kira-kira berapa yang harus kita rumahkan," ujarnya.

Sis pun menegaskan merumahkan bukan berarti melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pekerja tersebut bila kondisi sudah kembali normal akan kembali bekerja.

"Tidak seperti itu (PHK). Kita rumahkan sampai menunggu kondisi normal kembali," ujarnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement