Sri Mulyani: Semua Ambil Pelajaran pada Negara Sukses Tangani Virus Corona

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 320 2213010 sri-mulyani-semua-ambil-pelajaran-pada-negara-sukses-tangani-virus-corona-nWMBygNPhF.jpg Penanganan Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan virus corona membuat negara-negara di dunia kompak untuk sama-sama memerangi virus ini. Mengingat, virus corona banyak menggerogoti perekonomian dunia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, pandemi virus corona pun menjadi musuh bersama dunia. Sebab, penyebaran Covid-19 secara global sampai saat ini masih belum dapat dipastikan kapan dan bagaimana akan dapat diatasi.

Oleh karena itu, beberapa negara maju saling mencontek kebijakan penanganan virus corona. Hal ini membuktikan jika tak ada satupun negara yang menginginkan dan siap menghadapi pandemi corona ini.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Masuk ke Sendi-Sendi Kehidupan Ekonomi hingga The New Normal

"Semua negara di dunia saling melihat dan mengkaji untuk menetapkan langkah-langkah yang paling tepat bagi negaranya. Mengambil pelajaran dari pengalaman negara yang dianggap sukses," ujarnya dalam sidang Paripurna DPR RI, di Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Khusus di Indonesia, pencegahan virus corona dilakukan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Arah kebijkan ini untuk membatasi pergerakan dan aktivitas masyarakat untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Baca Juga: Situasi 'The New Normal' Setelah Covid-19 Pulih, Seperti Apa?

Bagi daerah yang belum melakukan PSBB, pemerintah juga mengeluarkan protokol kesehatan untuk menjaga jarak atau phisycal distancing. Selain itu, pemerintah juga mengeluarkan edaran berupa larangan perjalanan, penutupan perbatasan, penutupan sekolah, penutupan kantor dan tempat kerja, penutupan tempat ibadah, bahkan isolasi suatu wilayah pun dilakukan

Tak hanya itu, keputusan berat pemerintah lainnya juga diambil melalui pelarangan mudik Lebaran 2020. Pelarangan mudik ini sempat menimbulkan pr dan kontra, namun dalam realisasinya cukup berhasil menekan penyebaran virus corona.

Adanya kebijakan yang dikeluarkan tersebut lanjut Sri Mulyani, mempengaruhi kinerja sekotr bisnis. Sehingga, ekonomi nasional secara keseluruhan mengalami tekanan karena adanya penurunan dari sisi konsusmi maupun produksi.

"Tingkat konsumsi tertekan, tingkat produksi terkendala, dan rantai pasok global terganggu," kata Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini