Dahlan Iskan Beberkan, BUMN Bisa Selamatkan Ekonomi dari Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 18 Mei 2020 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 320 2215838 dahlan-iskan-beberkan-bumn-bisa-selamatkan-ekonomi-dari-covid-19-4GfH39jRGL.jpeg Dahlan Iskan (Foto: Zoom)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang terjadi hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia kini mulai mengancam perekonomian dan bisa menimbulkan krisis.

Lalu bagaimana peran perusahaan BUMN untuk bisa meningkatkan ekonomi Indonesia di tengah Covid-19?

Menurut m antan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan perusahaan BUMN dalam menghadapi Covid-19 ini, sebaiknya fokus untuk penyelamatan ekonomi, maka itu, untuk dampak sosial dan pengobatan, bisa ditangani pihak lain. Karena Indonesia negara besar dan birokrasinya juga besar sekali.

Baca Juga: Lawan Covid-19, Eropa hingga Asia Kembali Hidupkan Kegiatan Ekonomi

"Jadi sebaiknya perlu bagi-bagi tugas dalam menangani dampak pandemi ini. Seperti siapa yang menyelamatkan manusianya dan siapa yang menyelamatkan ekonominya," ujar dia pada diskusi virtual LP3ES, Senin (18/5/2020).

Kemudian, lanjut dia, peranan terbesar sekarang ada di bank-bank BUMN, di mana perbankan pelat merah peranannya terbesar pada pandemi ini. Misalnya bagaimana kredit kredit direschedule, bukan dihapus ataupun dipotong, tetapi pembayaran cicilannya yang ditunda.

"Dan nanti pembayarannya lebih panjang, bunganya diselesaikan apakah dengan perpanjangan tenor atau menggeser bunga sehingga meringankan dunia usaha. Saya kira jumlah bank BUMN sangat besar, kredit yang dialirkan juga sangat besar," ungkap dia.

dahlan iskan

Sehingga, lanjut dia, apabila bidang ini bisa diambil oleh BUMN, Peranannya dalam menyelamatkan perekonomian negara sudah sangat besar.

"Apalagi bisa seperti BRI yang bisa mendapatkan pinjaman baru-baru ini dengan sangat besar dan bunga murah. Bank-Bank lain bisa mengikuti BRI untuk mencari dana sebesar besarnya dengan semurah murahnya. Agar reschedule yang diberikan kepada para pengusaha itu tidak membebani bank itu sendiri," tandas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini