JAKARTA - Pandemi virus corona membuat kinerja sektor bisnis mulai terganggu. Namun, ada beberapa sektor bisnis yang menikamti keuntungan dari pandemi virus corona ini.
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, di perusahaan pelat merah, ada beberapa sektor perusahaan BUMN yang mulai terasa dampaknnya kepada kinerja keuangan.
"Pengaruh pasti pengaruh sesuai dengan hitung-hitungan sektornya ya," ujarnya spesial dialog Inews.id, Senin (18/5/2020).
Baca Juga: Alasan BUMN Wajib Bentuk Task Force New Normal
Tapi, ada juga BUMN yang mendapat keuntungan di tengah pandemi ini. Seperti bisnis telekomunikasi, kemudian kinerja PT PLN (Persero) yang bagus menyusul peningaktan pada konsumsi listrik.
"Misalnya kaya telekomunikasi, dia naik, PLN naik, tapi ini rumah tangga industrinya turun," ucapnya.
Sementara untuk industri lainnya seperti infrastrutkur justru mulai mengalami gangguan. Hal ini disebabkan oleh kurangnnya pasokan bahan baku dari luar negeri.
Baca Juga: Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Bakal Suntik BUMN Rp104,38 Triliun
"Kalau untuk infrastrutkur kareana ada pegnaruh dari luar negeri ini juga bahan baku masih tinggi juga dia juga pengaruh. Memang tergantung dari sektor masing-masing," jelasnya.
Selain itu, indusri pertambangan juga masih relatif kecil dampaknya. Meskipun ada sedikit penurunan pada nilai ekspor karena lockdown-nya sejumlah negara.