Marak PKL Berjualan di Tengah PSBB, Ketua Koperasi Tanah Abang: Memang Dilematis

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 320 2216304 marak-pkl-berjualan-di-tengah-psbb-ketua-koperasi-tanah-abang-memang-dilematis-r4ECMadtM3.jpg PKL di Tanah Abang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejak gedung-gedung di Pasar Tanah Abang ditutup dua bulan lalu karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyak pedagang maupun warga setempat yang memanfaatkan lahan bebas untuk menjajakan dagangannya alias menjadi pedagang kaki lima (PKL).

PKL ini sering ditemukan di kawasan Blok G Tanah Abang hingga kawasan Jati Baru. Akibatnya jalan di sekitar kawasan itu tak sepi.

Ketua Koperasi Tanah Abang, Yasril Umar mengatakan, "Memang kondisi ini dilematis," katanya kemarin.

Pasar Tanah Abang

Menurutnya, berdagang di tempat yang tidak seharusnya itu memang dilarang dan tidak dibenarkan. Namun di satu sisi, PKL ini juga membutuhkan uang untuk melangsungkan kehidupan mereka.

"Ya memang ini serba dilematis, mereka dagang di tempat yg dilarang sebenarnya enggak boleh. Tapi mereka butuh uang buat hidup sehari-hari," ujar Yasril.

"Saya rasa sepenuhnya kita sampaikan ke pihak pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini. Jadi saya enggak membenarkan, enggak juga menyalahkan," sambungnya.

Menurut laporan yang diterima Yasril, sebenarnya Satpol PP juga sudah melakukan penertiban kepada para PKL. Namun, setelah tim Satpol PP pergi, mereka kembali menjajakan dagangannya.

"Bisa dilokalisir, ini diluar gedung lebih susah dikontrol, kucing-kucingan. Ini ya mau diapain dilematis, mereka tak punya pilihan, enggak bisa mudik juga," pungkasnya.

Sementara itu, seorang PKL Eko mengatakan, ia hanya bisa pasrah kalau petugas Satpol PP mendatangi dagangannya. Ia siap melakukan apapun yang diperintahkan Satpol PP seperti menggulung dagangan baju dan jilbabnya jika satpol PP datang.

Eko mengaku tak ada pilihan lain kecuali kucing-kucingan berjualan di tengah PSBB. Sebab anak dan istrinya membutuhkan makan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini