Ada Corona, Baru 13% UMKM Online

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 320 2216546 ada-corona-baru-13-umkm-online-kwZiuugjkV.jpg Belanja Online. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan ada peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah terhubung dengan ekosistem digital dan marketplace online selama pada pandemi virus corona atau Covid-19.

Namun bila dilihat secara jumlah UMKM yang sudah terhubung dengan marketplace, baru 13% atau 8 juta pelaku usaha dan 87% masih offline.

Baca Juga: 43% UMKM Tutup Akibat Covid-19

"UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital dan marketplace online itu memang meningkat, cuman disayangkan jumlah UMKM yang sudah terhubung dengan marketplace itu baru 13% atau 8 juta pelaku usaha dan 87% masih offline," ujar dia dalam diskusi virtual, Selasa (19/5/2020).

Menurut Teten, pandemi Covid-19 menjadi pembelajaran untuk UMKM mulai transformasi ke pelaku UMKM. Di mana selama ini berbisnis offline sudah bisa beralih ke online.

Baca Juga: Sempat Putus Asa, UMKM Souvenir di Manado Ini Berhasil Bertahan Hidup

"Saat ini dalam fase survival dalam penanganan Covid-19 ini pemerintah sudah mengeluarkan lima kebijakan pemulihan ekonomi untuk UMKM," ungkap dia.

Dia menjelaskan, sebagian besar yang di ultra mikro yang demandnya sudah menurun maka mereka sudah tidak punya usaha. Pihaknya pun akan kelompokan mereka dalam kelompok miskin baru dan didorong ke program bansos.

"Saya kira program bansos ini digelontorkan besar, sehingga diharapkan bisa memperkuat daya beli masyarakat dan program ini dari Mei-September. Kalau bantuan daya beli ini besar saya kira kalau disertai dengan pengadaan sembako murah saya kira akan cukup memperkuat daya beli tersebut," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini