Skenario Pulihkan Ekonomi RI dengan RUU Cipta Kerja

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 21 320 2217654 skenario-pulihkan-ekonomi-ri-dengan-ruu-cipta-kerja-13iznCTVox.jpg New Normal di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menyiapkan skenario pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 melalui RUU Cipta Kerja. Dalam jangka menengah setelah covid-19, pemerintah akan meningkatkan kecepatan pemulihan ekonomi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% pada tahun 2021 akan dapat dicapai jika kebijakan pemulihan ekonomi dan exit policy serta RUU Cipta Kerja dapat diimplementasikan sesuai rencana,” kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian RI Iskandar Simorangkir dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020).

Pandemi Covid-19 telah menghantam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi turun drastis dari 5,02% di 2019 menjadi 0,50% di 2020.

Baca Juga: Produktivitas Rendah, Pantaskah Buruh Dapat Kenaikan Upah?

“Pandemi covid-19 juga berakibat bertambahnya angka pengangguran dan kemiskinan. Sehingga pemerintah diharuskan untuk melakukan pemulihan ekonomi yang cepat dan mencapai pertumbuhan yang tinggi,” jelas Iskandar.

“Langkah pemulihan ekonomi nasional yang diambil oleh Pemerintah adalah dengan melakukan penciptaan lapangan kerja melalui Omnibus Law RUU Cipta Kerja,” tambah Iskandar.

Iskandar menuturkan RUU Cipta Kerja ini ditujukan untuk menata iklim investasi dan menghilangkan proses pendirian usaha yang berbelit-belit. RUU Cipta Kerja diyakini bisa memotong mata rantai birokrasi dalam proses perizinan usaha.

“Kita mau supaya iklim investasi kita jadi lebih baik. Kita ingin supaya proses memulai bisnis itu sederhana dan gampang tidak costly. Pangkas itu birokrasi dengan RUU Cipta Kerja. Jadi saking banyaknya yang harus kita benahi, maka kita melakukan Omnibus Law,” kata Iskandar.

Dengan demikian, kata Iskandar, industri-industri baru akan banyak berdiri sehingga bisa menampung pengangguran dan pekerja-pekerja yang terimbas PHK pada saat masa pandemi covid-19.

“Perekonomian bisa kembali berjalan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali digenjot,” kata Iskandar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini