nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mal Dibuka 5 Juni, Pengunjung Boleh Makan di Restoran Lagi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 12:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2217936 mal-dibuka-5-juni-pengunjung-boleh-makan-di-restoran-lagi-MvMnIUH0dv.jpg Mall. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) DKI Jakarta siap membuka mal-mal di Jakarta pada 5 Juni 2020. Namun pembukaan mal ini menunggu kebijakan dan arahan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua APPBI Ellen Hidayat mengatakan, tidak ada pembatasan tenant, semua tenant boleh beroperasi ketika mal dibuka. Ia juga menambahkan, untuk restoran, bila sudah tidak ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperbolehkan menerima pengunjung dengan mengatur jarak atau melakukan pengaturan tata letak meja dan kursi.

Baca Juga: Tak Dilarang, Kakek-Nenek Masih Boleh ke Mal

"Untuk resto bila sudah tidak ada PSBB mestinya boleh dine in dengan mengatur jarak atau melakukan pengaturan tata letak meja dan kursi," ungkap Ellen ketika dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Ellen menambahkan, pengaturan jarak tata letak meja dan kursi juga diberlakukan untuk area food court. "Bila food court maka akan diatur juga pemakaian kursi berjarak," ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut Ellen, pihak pengelola pusat perbelanjaan diharapkan bekerja sama untuk melaksanakan protokol kesehatan seperti yang sudah ditetapkan selama ini. Seperti pengecekan suhu saat mengunjungi suatu tempat, diwajibkan untuk memakai masker, serta menyediakan hand sanitizer.

Baca Juga: Lebih Cepat dari Rencana, Mal di Jakarta Siap Dibuka 5 Juni

"Selain protokol kesehatan yang sudah kita ketahui bersama, saya harap pihak security dan customer service juga akan mengatur penggunaan eskalator atau elevator agar sistem physical distancing bagi para pengunjung pusat perbelanjaan tetap terlaksana," jelasnya.

Seperti diketahui, pembukaan mal ini lebih cepat dari rencana yang sebelumnya ditetapkan pada 8 Juni oleh pemerintah dalam skenario pemulihan ekonomi yang membuka kegiatan bisnis.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini