nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Surplus, Pasokan Listrik untuk Lebaran Dipastikan Aman

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 14:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2218026 surplus-pasokan-listrik-untuk-lebaran-dipastikan-aman-mdgcf0kzTa.jpg Pasokan Listrik PLN Jelang Lebaran. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan listrik jelang hari raya Lebaran tahun ini. Secara umum, pasokan daya listrik di seluruh Indonesia dalam kondisi aman.

Diperkirakan beban puncak kelistrikan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini tidak akan mengalami perubahan signifikan. Hal ini disebabkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di sejumlah daerah dan pelarangan mudik oleh pemerintah.

Baca Juga: Pasca-Lebaran, Masyarakat yang Keluar Kota Tetap Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

Khusus untuk sistem Jawa-Bali memiliki daya mampu pasok mencapai 30.228 Megawatt (Mw) dengan beban puncak sebesar 16.612 mw dengan cadangan operasi sebesar 13.616 mw.

“Secara keseluruhan daya mampu pasok nasional sebesar 44.273,21 mega watt (MW) dan beban puncak sebesar 26.649,98 mw, sehingga terdapat kapasitas cadangan daya nasional sebesar 17.623,23 mw,” ujar Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Munir Ahmad, dalam keterangan PLN, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga: Modus Travel Ilegal, Tawarkan Tiket lewat Media Sosial

Sementara itu, untuk menjaga keandalan sistem, PLN juga telah menetapkan masa siaga pada H-7 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri, mulai dari 17 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020. Selama masa siaga di tengah pandemi ini, menyiapkan 2.327 posko yang tersebar di unit-unit PLN seperti pembangkit, transmisi, Pengatur Beban, Transmisi, Distribusi, Pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, Command Center, dan Posko Pelayanan Teknik.

Petugas PLN tetap akan bersiaga di unit kerjanya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik tetap andal. Hal tersebut juga telah di atur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 di mana perusahaan pelayanan publik penyedia listrik tetap dapat beroperasi.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini