Buruh Masih Bekerja, Ekonomi Tetap Berjalan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 29 320 2221409 buruh-masih-bekerja-ekonomi-tetap-berjalan-hjtYu75xRz.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ekonomi bisa bergerak asalkan penerapan physical distancing benar-benar dilaksanakan. Karena, diakuinya, para buruh yang tidak bisa bekerja dari rumah tetap berangkat ke tempat kerja setiap harinya.

Said mengatakan, ekonomi Indonesia tetap bisa berjalan. Karena, seperti diketahui buruh pabrik tidak bisa melaksanakan work from home (WFH) sebagaimana yang telah dilakukan oleh industri jasa.

"Sebenarnya ekonomi tetap berjalan kok. Karena buruh masih bekerja. Asalkan physical distancing benar-benar diterapkan," ujar Said dalam acara IDX Channel Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Istilah New Normal Dinilai Kurang Tepat untuk Kasus Corona, Kenapa?

Said melanjutkan, physical distancing yang bisa diterapkan bukan hanya prosedur standar seperti mencuci tangan, pengaturan suhu, atau pun menggunakan masker. Namun, para pengusaha bisa menerapkan sistem libur bergilir.

"Kalau hanya protokol standar yang diterapkan seperti cuci tangan, mengukur suhu, dan menggunakan masker, para pekerja masih akan berkerumun di tempat kerja. Tapi kalau libur bergilir kan para pekerja tidak setiap hari bertemu," paparnya.

Baca Juga: Mal Dibuka, Buruh Khawatir Ancaman Gelombang Kedua Covid-19

"Analoginya, kalau satu pabrik mempunya 1.000 karyawan, 500 orang bisa diliburkan di hari itu. Jadi pabrik hanya menampung 500 orang per hari. Di sini barulah physical distancing bisa benar-benar efektif," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini