Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri PPN: Indonesia Pegang Teguh 3 Kriteria WHO saat Mengurangi PSBB

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2020 |19:03 WIB
Menteri PPN: Indonesia Pegang Teguh 3 Kriteria WHO saat Mengurangi PSBB
Menghadapi new normal (Foto: Dezeen)
A
A
A

Misalnya rata-rata jumlah kasus baru harian adalah 100, maka paling sedikit 120 tempat tidur rumah sakit yang dibutuhkan untuk pasien Covid-19. Selain itu, direkomendasikan juga menyediakan IGD dan ruang isolasi, APD, serta petugas medis yang cukup.

Kriteria ketiga adalah surveilans, artinya jumlah tes per 1 juta penduduk ≥ 3.500. Jumlah total tes lab harus dilaporkan setiap hari dan threshold masing-masing provinsi berbeda.

“WHO merekomendasikan untuk melakukan tes mingguan 1 orang dari setiap 1.000 orang per minggu. Berarti Indonesia perlu menerapkan 270 ribu tes Covid-19 per minggu. Meski begitu, jumlah tes yang diperlukan dapat dirasionalisasi dengan kondisi dan kebutuhan kita. Sebagai contoh, Jakarta telah melakukan 132 ribu tes, berarti 50 persen dari tes yang diperlukan telah dilaksanakan. Namun, Indonesia harus melakukan lebih banyak tes dengan meningkatkan kapasitas laboratorium dan kesadaran masyarakat untuk tes mandiri,” ujar Suharso.

Sesuai ketiga kriteria tersebut, beberapa daerah yang telah memenuhi kriteria dapat melakukan pengurangan PSBB. Namun demikian, penerapan protokol kesehatan Covid-19 sebagai new normal harus tetap diterapkan secara ketat.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement