Menteri PPN: Indonesia Pegang Teguh 3 Kriteria WHO saat Mengurangi PSBB

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 19:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 29 320 2221667 menteri-ppn-indonesia-pegang-teguh-3-kriteria-who-saat-mengurangi-psbb-vWaU4qTNSi.jpg Menghadapi new normal (Foto: Dezeen)

JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 hanya 2,97 persen. Oleh karena itu kita harus memasuki new normal, setidaknya sampai vaksin dan obat Covid-19 tersedia atau kasus Covid-19 dapat ditekan menjadi sangat kecil.

Menurut Suharso, protokol kesehatan juga harus diterapkan dengan disiplin yang ketat dalam setiap kegiatan sehari-hari. Saat ini, Indonesia memegang teguh tiga kriteria yang direkomendasikan WHO dalam membuat keputusan pengurangan PSBB.

 Suharso

"Ketiga kriteria ini tidak independen, tetapi saling terkait dan harus diperhitungkan secara bersamaan,” jelas Suharso Monoarfa dalam Press Briefing bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis (28/5/2020).

Kriteria pertama adalah epidemiologi, yaitu angka Reproduksi Efektif (Rt) menunjukkan rata-rata jumlah orang yang terinfeksi oleh satu orang yang terinfeksi. Ketika Rt = 2,5 berarti satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ke 2-3 orang lainnya.

Diharapkan Rt < 1 selama dua minggu berturut-turut, artinya, bukan berarti virus sudah hilang, tetapi penyebaran virus sudah dapat dikendalikan.

Kementerian PPN, lanjutnya, telah menghitung Rt untuk provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia dengan menggunakan metodologi penghitungan standar internasional. Metode ini juga telah diadopsi Amerika Serikat dan 54 negara bagiannya serta Inggris dan Jerman.

Baca juga: Skenario New Normal, Menteri PPN: Bisa Dipertanggungjawabkan

Rt juga sangat dipengaruhi physical distancing. Studi di Inggris yang berjudul 'Quantifying the Impact of Physical Distance Measures on the Transmission of Covid-19 in the UK' menemukan pengurangan 74 persen kontak harian rata-rata dapat mengurangi Rt dari angka 2,6 ke 0,62.

Baca juga: Lindungi Ekonomi, Negara-Negara di Eropa Mengaku Tak Ada Pilihan Selain Longgarkan Lockdown

Kriteria kedua adalah Sistem Kesehatan, yaitu rasio jumlah tempat tidur rumah sakit untuk perawatan Covid-19 dibandingkan kasus covid-19 yang memerlukan perawatan > 1,2. Sistem kesehatan mencakup tenaga kesehatan, peralatan, dan tempat tidur, mampu menangani peningkatan kasus Covid-19 ≥ 20 persen dari kapasitas saat ini.

(DRM)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini