New Normal, Opang dan Ojol Tetap Dilarang Bawa Penumpang

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 30 Mei 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 30 320 2222070 new-normal-opang-dan-ojol-tetap-dilarang-bawa-penumpang-Yg8iIDyzBH.jpg Ilustrasi Ojek Online (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah akan tetap melarang ojek online dan konvensional untuk membawa penumpang. Keputusan itu berlaku, meskipun nantinya pemerintah akan membuka kembali aktivitas sosial ekonomi sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dari pemerintah atau yang biasa disebut new normal.

Larangan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 440-830 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 Bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

 Baca Juga: Sambut New Normal, Driver Ojol Minta Penumpang Bawa Helm Sendiri

Dalam aturan ini, diatur mengenai panduan new normal di berbagai sektor termasuk di antarannya adalah di sektor transportasi publik dan ojek online. Dalam aturan tersebut, pengelola harus memantau pelaksanaan tindakan keselamatan universal dan wajib memantau serta mengelola jalur antrian ticketing angkutan umum, area kantor, lalu kebersihan kendaraan dan isinya, yaitu penumpang, pengemudi, maupun kondekturnya.

Driver Ojol Ikut Rapid Test Drive Thru di Kemenhub

Alasannya adalah karena new normal harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya adalah tetap menjaga jarak aman atau physical distancing.

"Pengoperasian ojek konvensional/ojek online harus tetap ditangguhkan untuk mencegah penyebaran virus melalui penggunaan helm bersama dan adanya kontak fisik langsung antara penumpang dan pengemudi," mengutip Kepmendagri, Sabtu (30/5/2020).

Baca Juga: Sebelum Ada Vaksin Corona, Menko Airlangga: Kita Siapkan New Normal

Dari sisi penumpang, dalam tatanan new normal ini diwajibkan mencuci tangan atau membersihkan diri sebelum naik kendaraan umum. Selanjutnya harus menggunakan masker di dalam maupun luar moda transportasi.

Selama PSBB, Layanan Ojol Akan Dilarang Antar Penumpang

Pengelola pusat transportasi seperti bandara, pelabuhan, dan sejenisnya harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyusun protokol kesehatan, wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh semua penumpang yang datang dan berangkat.

Pengelola pusat transportasi juga wajib menyiapkan fasilitas sanitasi menyeluruh dan desinfektan semua moda transportasi yang datang dan pergi. Pengujian rutin terhadap semua karyawan, personel, staf, dan kru yang terkait dengan moda atau telah membantu penumpang. (kmj)


(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini