Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mati Listrik di Jateng, Ini Cara PLN Mengatasinya

Wilda Fajriah , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2020 |09:56 WIB
Mati Listrik di Jateng, Ini Cara PLN Mengatasinya
Pembangkit listrik (Reuters)
A
A
A

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil melakukan penormalan kembali seluruh gardu induk yang sebelumnya terdampak. Di mana, mati listrik tersebut akibat adanya gangguan sub sistem Gardu Induk Ungaran.

Sebelumnya, Gangguan yang terjadi pada sub sistem Gardu Induk Ungaran pada 30 Mei 2020 pukul 23.59 WIB menyebabkan 32 gardu induk terdampak. Listrik kembali normal pada 31 Mei pukul 06.00 WIB atau tepatnya 6 jam penanganan.

 Baca juga: Sebagian Wilayah Jateng Alami Mati Lampu, Ini Penyebabnya

General Manager PLN UID Jateng & DIY, Feby Joko Priharto mengatakan, sejak Pkl 01.00 wib dini hari, PLN secara bertahap berhasil melakukan penormalan kembali sejumlah gardu induk yang mengalami pemadaman.

"Upaya penormalan langsung dilakukan oleh PLN, dengan melakukan manuver memberikan pembebanan pada gardu induk yang terganggu secara pertahap, dan saat ini semua gardu induk telah beroperasi normal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (31/5/2020).

 Baca juga: Mati Lampu Massal di Jateng, Ini Daftar Daerah yang Gelap Gulita

Oleh sebab itu, lanjutnya, saat ini pasokan listrik di Jawa dan DIY sudah pulih 100%. Maka masyarakat dapat menggunakan listrik kembali.

Sebelumnya, Gangguan yang terjadi pada sub sistem Gardu Induk Ungaran pada pkl 23.59 WIB menyebabkan 32 gardu induk terdampak, hal ini menyebabkan aliran listrik di sebagian wilayah Jawa Tengah dan DIY mengalami pemadaman.

Adapun daerah yang terdampak sebagai berikut:

1. Kab. Batang

2. Kota Pekalongan

3. Kab. Kendal

4. Kab. Semarang

5. Kota Semarang

6. Kab. Banyumas

7. Kab. Kebumen

8. Kota Cilacap

9. Kab. Kulon Progo

10. Kab. Purworejo

11. Kab. Temangung

12. Kab. Pemalang

13. Kab. Brebes

14. Kab. Banjarnegara

15. Kab. Purbalingga

16. Kab. Wonosobo

17. Kab. Magelang.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement