Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Siapkan Rp720 Triliun untuk Covid-19, Menko Luhut Curhat ke World Bank

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2020 |20:32 WIB
Indonesia Siapkan Rp720 Triliun untuk Covid-19, Menko Luhut Curhat ke World Bank
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebut, pihaknya telah melakukan diskusi dengan World Bank mengenai upaya Indonesia dalam menangani dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Dirinya pun menceritakan, kepada World Bank terkait Indonesia menyiapkan Rp720 triliun untuk stimulasi dan penanganan dampak pandemi.

 Baca juga: Gap Stimulus Ekonomi Indonesia, Dibandingkan Singapura hingga Amerika

"Untuk mengatasi pandemi ini, pemerintah menyiapkan dukungan fiskal Rp720 triliun untuk menstimulasi ekonomi. Jadi jangan ada anggapan saya mengurusi semua, ini juga bidang saya. Di mana saya telah bincang-bincang tadi malam dengan World Bank,. Karena mereka perlu tahu," ujar dia dalam diskusi online, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Pihaknya pun merinci satu per satu penggunaan dana tersebut. Seperti untuk dukungan kesehatan sekitar Rp78,5 triliun. Angka itu untuk penanganan Covid-19, insentif tenaga medis dan santunan kematian.

"Lalu yang lebih penting lagi Presiden Jokowi sudah memerintahkan kita supaya membuat industri farmasi yang selama ini kita 90% lebih kita impor," ungkap dia.

 Baca juga: Dampak Covid-19, Menko Luhut: Ekonomi Suatu Negara Bisa Pulih Dalam 5 Tahun

Dia menjelaskan saat ini Indonesia sudah membuat 9 industri baru di UI, ITB, UGM dan lain-lain. "Yang selama ini tidak pernah muncul, APD kita produksi dan masker kita produksi," ungkap dia.

Lalu, tutur dia, pemerintah juga melakukan dukungan kepada rumah tangga yaitu Rp232,3 triliun untuk bantuan sembako dan bantuan tunai, kartu pra kerja, subsidi listrik dan program perumahan.

"Kemudian, dukungan untuk industri dan dunia usaha sekitar Rp 410 triliun mulai dari insentif pajak, bantuan ke BUMN dan UMKM, koperasi non BUMN dan non UMKM, bantuan ke pemda dan stimulus ke pariwisata. Dan kami bersama, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan LPS, sedang membahas bagaimana membantu usaha di swasta itu juga bisa mendapat bantuan," tandasnya. (rzy)


(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement