Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Infrastruktur Dilanjutkan, Kontraktor Siap Hadapi New Normal

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 04 Juni 2020 |11:41 WIB
Proyek Infrastruktur Dilanjutkan, Kontraktor Siap Hadapi <i>New Normal</i>
Infrastruktur (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan protokol untuk menghadapi situasi new normal. Tak terkecuali di sektor konstruksi, perusahaan BUMN karya mulai menyiapkan protokol dalam menghadapi new normal.

Apalagi pemerintah sudah memastikan bahwa seluruh proyek infrastruktur akan tetap dilanjutkan. Khususnya yang masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN) yang akan menjadi prioritas.

Baca Juga: New Normal, Maskapai Siap Buka 80 Rute Penerbangan Internasional

Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Lukman Hidayat mengatakan pihaknya sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk menghadapi new normal. Langkah ini sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN dalam Surat Edaran Nomor S-36/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

“Kami sangat optimistis dapat melaksanakan new normal di lingkungan kerja PTPP," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020).

Baca Juga: Bepergian ke Luar Jabodetabek dan Banten, Warga Tangsel Wajib Urus SIKM

Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia di mana tahapan pemulihan ini rencananya akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase,” katanya.

 

Menurut Lukman, langkah pertama dalam menyambut new normal adalah dengan membentuk tim task force. Nantinya tim ini bertugas untuk memastikan skenario new normal bisa berjalan dengan maksimal.

Nantinya, ada beberapa skema yang disiapkan oleh perseroan. Skema ini akan dibagi menjadi empat bagian yakni Working From Office (WFO), Working From Home (WFH), Working From Project (WFP) dan Working From Site (WFS).

“Saat ini, PT PP telah bersiap menghadapi kehidupan normal baru di lingkungan perusahaan dengan melakukan sosialisasi terhadap empat protokol yang telah disiapkan tim Task Force kepada seluruh manajemen dan karyawan perusahaan. Selain itu, protokol tersebut juga akan disosialisasikan kepada pelanggan, pemasok, mitra dan stakeholders perusahaan lainnya,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, dalam menghadapi new normal, PT PP juga terus mengembangkan teknologi digital melalui platform terbaru agar dapat mudah diakses. Menurut Lukman, teknologi menjadi hal yang sangat penting di era new normal ini untuk mempermudah segala sesuatu termasuk dalam menjalankan roda perekonomian.

"Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia dimana tahapan pemulihan ini rencananya akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase,” kata Lukman.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement