JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan mal dibuka pada Senin 15 Juni 2020. Namun kapasitas pengunjungnya dibatasi hanya 50%.
Hal ini sesuai dengan jadwal pembukaan transisi fase I DKI Jakarta. Namun, pembukaan transisi fasi I ini tidak berlaku bagi RW yang masih bercap zona merah.
Para pengusaha langsung gerak cepat mempersiapkan diri agar siap membuka kembali toko-tokonya pada 15 Juni.
Baca Juga: Mal Dibuka 15 Juni 2020, Kapasitas Hanya 50%
Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan, persiapan membuka mal dan pertokoan membutuhkan waktu yang tidak sebentar
Menurut Budihardjo, ada tiga aspek yang harus disiapkan oleh pengusaha sebelum mal kembali dibuka 15 Juni. Pertama adalah Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memanggil kembali para pekerja.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pembukaan Mal hingga Tempat Wisata di Jakarta
Kedua adalah pasokan barang, di mana para penyewa toko ini mulai menghubungi kembali pemasok atau supplyernya. Dan yang terakhir adalah dari sisi malnya sendiri yang terkait dengan tarif sewa.
"Yang pasti ada tiga aspek, SDM kami harus mulai panggil kembali. Kedua aspek ke supplier kami, kami harus mulai mempersiapkan, dan pusat perbelanjaan sendiri selaku mal," jelas Budihardjo.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.