Haji 2020 Batal, 350 Travel Terdampak hingga Arab Saudi Kehilangan Devisa

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 320 2225067 haji-2020-batal-350-travel-terdampak-hingga-arab-saudi-kehilangan-devisa-OtIj97GMSm.jpg Foto AFP

JAKARTA - Kepastian penyelenggaraan Ibadah Haji 1441 Hijriah akhirnya mendapatkan jawaban. Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan Jamaah Haji 2020 ke Tanah Suci karena pandemi Covid-19.

Seperti dikutip Riset IDX Channel ada 350 travel haji dan umrah akan terdampak. Kemudian Arab Saudi kehilangan devisa negara dari perjalanan haji.

Baca Juga: Pembatalan Haji, Sektor Makanan hingga Transportasi 'Gigit Jari'

Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M Nur mengatakan, pihaknya berangan-angan pelaksanaan haji tahun ini bisa dilakukan.

"Pemerintah Arab Saudi kan telah mencabut lockdown dan Masjid Nabawi juga telah dibuka. Maka saya berharap pelaksanaan haji tahun ini bisa dilaksanakan," ujar dia pada acara IDX Channel, Jumat (5/6/2020).

Penyelenggara Haji dan Umrah meminta penambahan kuota haji pada 2021. Hal ini usai pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji 2020 ke Tanah Suci karena pandemi Covid-19.

Baca Juga: Haji 2020 Dibatalkan, Pengusaha Minta Kuota Tahun Depan Ditambah 20% 

Pembatalan haji tahun ini tentu berdampak pada nomor antrean haji yang semakin panjang.

Pembatalan soal ibadah haji tersebut diumumkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers disiarkan secara virtual langsung dari Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.

"Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada 1441 Hijriah atau tahun 2020 ini,” kata Fachrul Razi.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini