Pembatalan Haji, Sektor Makanan hingga Transportasi 'Gigit Jari'

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 320 2225020 pembatalan-haji-sektor-makanan-hingga-transportasi-gigit-jari-D51vmIYWQW.jpg Haji (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Keputusan pemerintah terkait pembatalan pemberangkatan jamaah Haji tahun 1441 Hijriah/2020 Masehi menyebabkan beberapa sektor terdampak, seperti jasa makanan atau catering, jasa transportasi. Hal itu disampaikan President Director Aviatory Indonesia Ziva Narendra hari ini.

"Ada beberapa sektor yang terdampak dengan pembatalan haji tahun ini. Seperti sektor jasa makanan, jasa transportasi darat dan udara da. Ini dampaknya cukup besar sekali," ujar dia pada acara IDX Channel di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Baca Juga: Ibadah Haji Ditiadakan, Amphuri: Kami Berharap Mendapatkan Stimulus dari Pemerintah

Dia juga menjelaskan saat ini beberapa sektor yang terdampak masih mencari cara untuk bisa untung di tengah pembatalan haji tersebut. Misalnya ada efisiensi perusahaan untuk menutupi kerugian itu.

"Banyak perusahaan yang telah melakukan efisiensi. Bahkan perampingan sumber daya manusia di beberapa perusahaan," ungkap dia.

Sebelumnya, kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1441 Hijriah akhirnya mendapatkan jawaban. Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji 2020 ke Tanah Suci karena pandemi Covid-19.

 

Pembatalan soal ibadah haji tersebut diumumkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers disiarkan secara virtual langsung dari Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.

"Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada 1441 Hijriah atau tahun 2020 ini,” kata Fachrul Razi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini