Industri Perhiasan Emas Terpukul Pandemi Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 07 Juni 2020 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 07 320 2225914 industri-perhiasan-emas-terpukul-pandemi-covid-19-K4BOlPVNLZ.jpg Industri perhiasan emas (Foto: Deposit Photos)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mendoron pelaku industri kecil menengah (IKM) agar terus berjuang menjalankan usahanya di tengah pandemi Covid-19. Salah satu sektor yang dipacu adalah IKM perhiasan karena memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Namun Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengakui, pandemi COVID-19 membawa dampak negatif terhadap bisnis industri perhiasan. "Khususnya di daerah-daerah yang menjadi sentra emas dan perhiasan seperti di Jawa Timur, Jawa Barat dan beberapa daerah lainnya," katanya belum lama ini.

 perhiasan emas

“Industri perhiasan emas merupakan salah satu sektor yang cukup terdampak secara signifikan oleh efek domino pandemi ini. Alasannya, produk perhiasan bukan merupakan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup, selain itu banyak toko emas fisik yang dilarang beroperasi dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” papar Gati.

Oleh karena itu, guna membangkitkan kembali geliat sektor industri di tanah air, pemerintah telah memberikan berbagai kebijakan strategis dalam upaya mendukung sektor manufaktur, termasuk IKM.

 Baca juga: Ini Pentingnya Peran Industri Kecil Menurut Menperin Agus

Misalnya, pemberian stimulus fiskal mengenai keringanan pajak dan program restrukturisasi kredit. “Selain itu, kami telah mengusulkan skema stimulus fiskal untuk penurunan biaya dan menambah pembiayaan modal kerja sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” terang Gati.

 Baca juga: Menperin Agus Dorong Pengusaha Wanita Ikut Pulihkan Ekonomi

Di samping itu, Ditjen IKMA Kemenperin sedang bekerja sama dengan beberapa online marketplace untuk memkampanyekan produk-produk lokal guna mendorong penjualan pelaku usaha dan IKM, termasuk produk emas dan perhiasan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini