Mantul, 10 Emiten Indonesia Masuk Daftar Asean Asset Class

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 278 2227178 mantul-10-emiten-indonesia-masuk-daftar-asean-asset-class-xwRksSdOot.jpg Perusahaan Tercatat di Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS) melakukan penilaian terhadap 100 Perusahaan Tercatat (Publicly Listed Companies /PLCs) dengan kapitalisasi pasar paling besar di tiap negara. Hasilnya, 10 Perusahaan Tercatat di Indonesia masuk dalam kategori ASEAN Asset Class (aset berkelas) yang dinilai memiliki tata kelola perusahaan yang baik dan layak dilirik kalangan investor global.

Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat praktik tata kelola yang baik dan pengungkapan lebih dipengaruhi oleh sikap dari manajemen puncak dibanding ukuran Perusahaan Tercatat tersebut. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dibuat dalam rangka mendukung upaya untuk meningkatkan kepercayaan investor atas kualitas perusahaan di regional ASEAN.

Baca Juga: Laba PP London Sumatra Naik 109,8%

“Hasil penilaian ’ASEAN Asset Class’ tahun 2019 yaitu untuk tahun buku yang berakhir pada 2018, terdapat sepuluh Perusahaan Tercatat Indonesia yang masuk dalam daftar ASEAN Asset Class, dengan nilai 97,5 ke atas, dan terdapat peningkatan sebesar 25% jika dibandingkan pada tahun 2017 yaitu sebanyak 8 Perusahaan Tercatat,” ujar Corporate Governance Expert (CG Expert) yang ditunjuk oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mewakili Indonesia di Forum ASEAN Corporate Governance 2019, Angela Simatupang, dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Angela menambahkan, untuk peringkat ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Indonesia yang dinilai dua tahunan secara rata-rata menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 0,3%, dari 70,59 pada tahun 2017 menjadi 70,8 pada tahun 2019. Skor tertinggi meningkat sebesar 3,9%, dari 109,61 menjadi 113,84. Namun, skor terendah menurun sebesar 8,12%, dari 40,9 menjadi 37,58.

Baca Juga: Sampoerna Raup Laba Bersih Rp3,32 Triliun di Tengah Covid-19

Dia menjelaskan tujuan dari ASEAN Corporate Governance Initiative yang diperkenalkan oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) antara lain meningkatkan standar dan praktik tata kelola perusahaan terbuka di ASEAN, memberikan visibilitas internasional yang lebih baik mengenai perusahaan terbuka di ASEAN yang memiliki tata kelola yang baik dan layak untuk menjadi target investasi, mendukung inisiatif ACMF lainnya, serta mempromosikan perusahaan di ASEAN sebagai aset yang berkelas (asset class).

Adapun 10 Peringkat Perusahaan Tercatat:

1. PT Bank CIMB Niaga Tbk

2. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

4. PT Aneka Tambang Tbk

5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

6. PT Bank Central Asia Tbk

7. PT Bank Permata Tbk

8. PT Jasa Marga (Persero) Tbk

9. PT XL Axiata Tbk. 99,59 Telecommunications Non-BUMN/D

10. PT Bank Maybank Indonesia Tbk

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini