Dapat Dana Talangan Rp3,5 Triliun, KAI Geber Proyek LRT Jabodebek

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 320 2226990 dapat-dana-talangan-rp3-5-triliun-kai-geber-proyek-lrt-jabodebek-YUoNkrAUel.jpg LRT Jabodebek (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat dana talangan dalam rangka pemulihan ekonomi sebesar Rp3,5 triliun. Dengan dana tersebut, KAI akan terus mengerjakan proyek LRT Jabodebek.

Baca Juga: Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 70,9% 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, penggunaan dana talangan KAI akan digunakan untuk proyek LRT Jabodetabek. Apalagi proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional.

"Ini sudah diajukan cukup lama waktu itu, di mana payung kesepakatan waktu itu bila cost over pemerintah masuk. Tapi hasil negosiasi yang disepakati diberikan berupa dana talangan lebih dulu untuk cash flow LRT," ujarnya dalam rapat kerja virtual, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga: Progres Proyek LRT Jabodebek Capai 71,2% 

Adapun dana talangan ini merupakan 14% dari dana yang diberikan kepada BUMN sebesar Rp143 triliun. Ada 5 perusahaan yang mendapat dana talangan di antaranya, Garuda Indonesia Rp8,5 triliun, KAI Rp3,5 triliun, Perumnas Rp650 miliar, Krakatau Steel Rp3 triliun dan PTPN Rp4 triliun.

Erick melanjutkan, khusus untuk Garuda Indonesia dana talangan yang diberikan sebesar Rp8,5 triliun. Dana tersebut diberikan karena memang industri penerbangan saat ini mengalami tekanan karena pandemi virus corona.

"Ini tidak hanya dapat talangan tapi negosiasi total kepada resort dan dapat dukungan KPK deal adanya indikasi fraud yang terbukti itu, kita tidak mau bayar. Tapi memang seperti kita lihat industri penerbangan 95% kondisi drop. Ini realita yang dilakukan, apapun pasca-covid Garuda harus bertahan," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini