Share

Penumpang Pesawat Maksimal 70%, Kemenhub: Mengacu Ketentuan Penerbangan Internasional

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 320 2228149 penumpang-pesawat-maksimal-70-kemenhub-mengacu-ketentuan-penerbangan-internasional-53h3b2d2V5.jpg Kapasitas Penumpang Pesawat Dibatasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kapasitas angkut penumpang di pesawat dibatasi maksimal 70%. Hal ini supaya prinsip jaga jarak (physical distancing) di dalam pesawat udara kategori jet transport narrow body dan wide body yang digunakan untuk kegiatan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri.

Adapun penerapan penambahan kapasitas penumpang pesawat udara yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 41 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga: Kacau! Maskapai Penerbangan Internasional Rugi Rp1.176 Triliun akibat Covid-19

“Ini juga mengacu kepada ketentuan yang ditetapkan oleh organisasi penerbangan internasional seperti ICAO, EASA,CASA,CAA serta otoritas penerbangan internasional lainnya,” ujar Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto, dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Sementara itu, Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi perubahan aturan ini bukan tanpa alasan. Karena ia telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait sebelum menetapkan aturan baru.

Baca Juga: Batas Angkut Penumpang Pesawat hingga 70%, Menhub: Jaga Bisnis Maskapai

"Jadi, pertimbangan yang jadi perhatian utama adalah untuk menjaga bisnis maskapai dan upaya menggairahkan kembali pariwisata Indonesia. Di mana pariwisata adalah salah satu ujung tombak ekonomi Indonesia," ujar dia, beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan bahwa Permenhub No 41 Tahun 2020 ini merupakan upaya Kemenhub agar bisa memberikan dorongan atau stimulus pariwisata. Selain itu, bisnis penerbangan juga menjadi pertimbangan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini