Share

Kapasitas Penumpang Pesawat Naik Bertahap hingga 100%

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 320 2228157 kapasitas-penumpang-pesawat-naik-bertahap-hingga-100-V6g58lJYZH.jpg Kapasitas Penumpang Pesawat Dibatasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan meningkatkan kapasitas penumpang pesawat udara secara bertahap dengan pengaturan protokol kesehatan yang lebih ketat, baik di bandara keberangkatan dan juga kedatangan serta saat didalam kabin pesawat.

Di mana dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 41 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Corona Virus Disease (Covid-19). Kapasitas angkut penumpang di pesawat dibatasi maksimal 70%.

Baca Juga: Penumpang Pesawat Maksimal 70%, Kemenhub: Mengacu Ketentuan Penerbangan Internasional

“Kami memastikan seluruh ketentuan berdasarkan standar yang tetapkan oleh Organisasi Penerbangan Internasional, ICAO, yang juga diterapkan oleh banyak negara. Melalui Surat Edaran Dirjen 13/2020 sangatlah jelas mengatur penerapan standar operasional prosedur, baik di bandara maupun pesawat udara,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto, dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Novie Riyanto mengungkapkan, pesawat nantinya akan dapat melakukan pengangkutan hingga 100% secara bertahap. Namun, pada saat ini Ditjen Perhubungan Udara akan berfokus kepada keamanan optimal dari pesawat udara terhadap penularan Covid-19 di dalam pesawat, dengan proteksi di dalam pesawat, standar prosedur penanganan penumpang, serta pelatihan personel penerbangan dalam penanganan Covid-19, sehingga secara bertahap peningkatan load factor dapat dilakukan.

Baca Juga: Kacau! Maskapai Penerbangan Internasional Rugi Rp1.176 Triliun akibat Covid-19

Ketentuan lebih lanjut terkait dengan operasional transportasi udara, yang diatur pada Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 13 Tahun 2020, berupaya untuk menerapkan keamanan optimal dengan disiplin protokol pada angkutan udara secara ketat. Sehingga, penumpang yang berada di dalam pesawat udara tetap aman dalam melakukan penerbangan.

“Untuk tetap menjamin keamanan di dalam pesawat udara, kami juga telah membuat ketentuan atas ruang isolasi atau karantina di dalam pesawat. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan keamanan kepada penumpang dengan gejala Covid-19 ketika on board, yaitu dengan menyediakan 3 baris kursi kosong di belakang pesawat dengan mekanisme khusus,” ujar Novie.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini