Kasus Corona Kembali Merebak, Pasar Grosir di China Ditutup

Sabtu 13 Juni 2020 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 13 320 2229419 kasus-corona-kembali-merebak-pasar-grosir-di-china-ditutup-orJeS4SpLE.jpg Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Pihak berwenang di Beijing untuk sementara waktu menutup pasar grosir pertanian utama menyusul adanya peningkatan infeksi corona yang ditransmisikan secara lokal di ibu kota China selama dua hari terakhir.

Penutupan pasar grosir Xinfadi pada pukul 3 pagi waktu setempat pada hari Sabtu (13/6/2020) terjadi setelah dua pria yang bekerja di sebuah pusat penelitian daging baru-baru ini mengunjungi pasar, dilaporkan terinfeksi corona. Tidak jelas bagaimana para pria itu terinfeksi. Demikian seperti dilansir VOA Indonesia.

Baca Juga: Berikut 6 Pasar di Jakarta dengan Sebaran Virus Corona Tinggi 

Pihak berwenang Beijing sebelumnya menghentikan perdagangan daging sapi dan kambing di pasar Xinfadi, di samping penutupan di pasar grosir lainnya di sekitar kota.

Merefleksikan kekhawatiran atas risiko penyebaran virus lebih lanjut, supermarket besar di Beijing mengeluarkan salmon dari raknya setelah virus yang menyebabkan Covid-19 ditemukan di papan potong yang digunakan untuk impor salmon di pasar, lapor harian milik pemerintah Beijing Youth Daily, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Bertambah, Jumlah Pedagang Positif Corona di Pasar Serdang Kemayoran Jadi 14 Orang 

Pihak berwenang Beijing mengatakan lebih dari 10.000 orang di pasar akan melakukan tes asam nukleat untuk mendeteksi infeksi corona. Pemerintah kota juga mengatakan telah membatalkan rencana untuk membuka kembali sekolah untuk siswa di kelas satu hingga tiga pada hari Senin karena kasus baru.

China melaporkan 11 kasus baru Covid-19 dan tujuh kasus tanpa gejala pada hari Jumat 12 Juni 2020, otoritas kesehatan nasional mengatakan pada hari Sabtu. Dan keenam kasus yang ditransmisikan secara lokal dikonfirmasi terjadi di Beijing.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini