Fakta-Fakta Sekolah Kedinasan: Tak Ada STAN, IPDN Jadi Favorit

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 14 Juni 2020 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 320 2229645 fakta-fakta-sekolah-kedinasan-tak-ada-stan-ipdn-jadi-favorit-74mISqTwXQ.jpg PNS (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2020 sudah resmi dibuka. Sesuai dengan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor: B/435/M.SM.01.00/2020, calon siswa/siswi/taruna/taruni dapat melakukan pendaftaran sekolah kedinasan mulai 8 Juni 2020.

"Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) melalui situs dikdin.bkn.go.id dan pendaftaran dapat dilakukan hingga 23 Juni 2020 pukul 23.59 WIB,” jelas Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian.

Berikut fakta-faktanya soal seleksi CPNS dari jur Sekolah Kedinasan seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (14/6/2020).

1. Pelamar Hanya Dapat Melamar Satu Sekolah Kedinasan

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian menegaskan bahwa pelamar hanya dapat melamar ke satu sekolah kedinasan.

2. 6 Instansi Buka Pendaftaran

Pada tahun ajaran kali ini, terdapat enam instansi yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan, yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

3. Tak Ada STAN

Sementara Kementerian Keuangan sebagai pengelola Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebagai pengelola Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran di tahun ajaran 2020 ini.

4. Cara Daftar

Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) melalui situs dikdin.bkn.go.id dan pendaftaran dapat dilakukan hingga 23 Juni 2020 pukul 23.59 WIB.

Tahap pendaftaran akan dilanjutkan dengan tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Tahapan SKD ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juli 2020,” lanjut Andi.

Berikutnya, tahapan seleksi lanjutan akan diatur oleh masing-masing kementerian dan lembaga pengelola sekolah kedinasan. Jadwal seleksi SKD dan seleksi lanjutan untuk sekolah kedinasan ini akan dilakukan dengan menerapkan pedoman dan protokol kesehatan dalam Tatanan Normal Baru (New Normal).

Namun demikian, pelaksanaan proses pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan ini juga akan menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Bagi calon peserta yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran sekolah kedinasan dapat menghubungi layanan helpdesk daring dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui tautan https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/home.

BKN juga menyediakan informasi seputar pendaftaran sekolah kedinasan melalui akses https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/faq. Sedangkan detail persyaratan, prosedur, dokumen, lokasi seleksi, serta informasi penting lainnya terkait pendaftaran dari masing-masing sekolah kedinasan dapat diakses pada tautan https://dikdin.bkn.go.id/informasi.

 

5. IPDN Jadi Favorit

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi sekolah kedinasan paling favorit dalam pembukaan pendaftaraan tahun ini. Hampir 6.000 pelamar memilih IPDN.

Berikut 5 teratas jumlah pelamar Sekolah Kedinasan:

- IPDN 5.963 pelamar

- Politeknik Statistika STIS 3.436 pelamar

- Sekolah Tinggi Intelijen Negara 1.333 pelamar

- Politeknik Imigrasi 1.133 pelamar

- Politeknik Ilmu Pemasyarakatan 856 pelamar

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini