Bahaya Dikonsumsi, Apa Sih Telur Infertil Itu?

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 14 Juni 2020 09:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 320 2229723 bahaya-dikonsumsi-apa-sih-telur-infertil-itu-tbZ3EgV1vI.jpg Pedagang Telur (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Masyarakat dihebohkan dengan dijualnya telur infertil di pasaran. Telur infertil memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan telur ayam pada umumnya.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan angkat bicara soal ramainya telur fertil dan infertil di masyarakat. Humas Ditjen PKH Aryani Gumelar menjelaskan, telur infertil adalah telur yang tidak menetas atau memang sengaja tidak ditetaskan.

Baca Juga: Bahayanya Bila Telur Infertil Dikonsumi, Rentan Sarang Bakteri hingga Jamur

Telur infertil biasa disebut juga telur HE (hatched egg) seharusnya tidak dijual sebagai telur konsumsi.

"Sangat rentan menjadi tampat tumbuh jamur dan bakteri sehingga menyebabkan telur cepat membusuk," ujar Humas Ditjen PKH Aryani Gumelar kepada Okezone, Minggu (14/6/2020).

Aryani menjelaskan, telur infertil bisa saja dikonsumsi karena dari kandungan gizi sama dengan telur ayam fertile. Kedua kategori telur tersebut sama-sama bisa dan aman untuk dikonsumsi, namun ada syaratnya.

Baca Juga: Viral Telur Infertil, Apa Itu?

Telur infertil bisa dikonsumsi asal belum busuk. Sebab daya simpan telur fertil atau yang disebut telur HE (hatching egg) lebih pendek sehingga lebih cepat membusuk atau hanya bertahan 7 hari.

"Sedangkan telur ayam ras yang biasa dikonsumsi masyarakat serta dihasilkan peternak layer bisa bertahan selama 30 hari di suhu ruangan," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini