Kasus Covid-19 Naik, Pasar Grosir Beijing Ditutup

Minggu 14 Juni 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 320 2229789 kasus-covid-19-naik-pasar-grosir-beijing-ditutup-bhzRra61Db.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Beijing menutup pasar grosir pertanian utama karena adanya peningkatan kasus positif covid-19. Penutupan pasar grosir Xinfadi pada pukul 03.00 waktu setempat.

Penutupan pasar terjadi setelah dua pria yang bekerja di sebuah pusat penelitian daging yang baru-baru ini mengunjungi pasar dilaporkan terinfeksi corona. Tidak jelas bagaimana para pria itu terinfeksi.

Baca Juga: Berikut 6 Pasar di Jakarta dengan Sebaran Virus Corona Tinggi 

Pihak berwenang Beijing sebelumnya menghentikan perdagangan daging sapi dan kambing di pasar Xinfadi, di samping penutupan di pasar grosir lainnya.

Merefleksikan kekhawatiran atas risiko penyebaran virus lebih lanjut, supermarket besar di Beijing mengeluarkan salmon dari raknya setelah virus yang menyebabkan Covid-19 ditemukan di papan potong yang digunakan untuk impor salmon di pasar, lapor harian milik pemerintah Beijing Youth Daily, dilansir dari VOA, Minggu (14/6/2020).

Baca Juga: Bertambah, Jumlah Pedagang Positif Corona di Pasar Serdang Kemayoran Jadi 14 Orang 

Pihak berwenang Beijing mengatakan lebih dari 10.000 orang di pasar akan melakukan tes asam nukleat untuk mendeteksi infeksi corona. Pemerintah kota juga mengatakan telah membatalkan rencana untuk membuka kembali sekolah untuk siswa di kelas satu hingga tiga pada hari Senin karena kasus baru.

Otoritas kesehatan nasional China melaporkan 11 kasus baru Covid-19 dan tujuh kasus tanpa gejala. Dan keenam kasus yang ditransmisikan secara lokal dikonfirmasi terjadi di Beijing.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini