JAKARTA – Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat industri perbankan melesu. Hal ini terlihat dari anjloknya keuntungan Perbankan Amerika Serikat (AS) hingga 69,6% atau 70% menjadi USD18,5 miliar di kuartal I-2020.
Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (17/6/2020), Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) melaporkan bahwa aktivitas ekonomi yang memburuk membuat perbankan menghapus kredit macet dan menyisihkan miliaran dolar untuk menjaga terhadap kerugian di masa depan. Bahkan sekitar 7,3% bank mengalami kerugian.
Baca juga: Rekor Penjualan Ritel AS, Trump: Tertinggi Sepanjang Masa!
Berdasarkan hasil survei pemerintah, sejumlah industri sejak pandemi telah menutup kegiatannya. Dengan begitu, perbankan harus menyisihkan USD38,8 miliar untuk menutupi potensi kerugian pinjaman di masa depan. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah itu naik menjadi 280%.