Tak Hanya Pajak, Netflix Cs Diharap Bisa Investasi di Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 320 2231763 tak-hanya-pajak-netflix-cs-diharap-bisa-investasi-di-indonesia-LkrEef6lg0.jpg Pemerintah Incar Pajak Netflix Cs. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pelaku industri startup di Indonesia merespons positif rencana pemerintah yang akan menarik pajak kepada perusahaan digital seperti Netflix hingga Spotify. Bahkan diharapkan, perusahaan digital dari luar tersebut bisa investasi langsung Indonesia.

Investor startup yang juga pendiri perusahaan modal ventura Indies Capital dan AC Ventures, Pandu Patria Sjahrir mendukung rencana pemerintah menarik pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10% dari perusahaan digital yang beroperasi di Indonesia.

Baca Juga: Berlaku Juli, DJP Baru Tarik Pajak Netflix dan Spotify di Agustus

Menurutnya, dengan membayarkan pajak, maka keberadaan dari perusahaan tersebut di Indonesia menghasilkan nilai tambah tersendiri.

“Menurut saya itu nilai tambah yang pas. Hanya memang harus dilihat juga agar pemain-pemain digital buka full disini. Kita yang investasi ingin semua timnya disini. Termasuk knowledge center-nya. Jadi jangan hanya tim marketing. Dengan demikian, bayar pajaknya disini, nilai tambahnya juga disini. Jadi kami searah lah dengan pemerintah,” ujar Pandu dalam keterangannya, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga: Disoroti Trump, Sri Mulyani Kekeuh Tarik Pajak Netflix hingga Spotify

Menurutnya, penarikan pajak perusahaan digital adalah salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara. Terlebih defisit fiskal pada tahun ini diproyeksi akan melebar hingga 6,34% terhadap produk domestik bruto (PDB) akibat kebutuhan pembiayaan untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

Untuk itu, dirinya berharap ditariknya pajak dari perusahaan digital, dapat semakin membantu bisnis digital di Indonesia. Dia menilai proses yang berjalan mulai dari pemerintah mendengarkan masukan dari pengusaha hingga pengambilan keputusan mengenai hal tersebut sudah berjalan dengan baik.

“Saya yakin pendapatan itu pasti akan bermanfaat untuk negara. Saya rasa negara juga sudah membuktikan bahwa sangat membantu bisnis digital untuk berkembang. Yang penting ke depan bagaimana kita bisa selalu berkomunikasi dengan pemerintah,” terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini