JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi pemerintah dalam meningkatkan penerimaan pajak yang saat ini mencatatkan pertumbuhan 24 persen.
Kementerian Keuangan berfokus menghapuskan praktik kebocoran dan manipulasi pajak melalui ekstensifikasi tanpa perlu menaikkan tarif perpajakan.
Purbaya menekankan perbaikan kinerja penerimaan negara ini dicapai melalui pengelolaan anggaran yang lebih akuntabel dan pemulihan aktivitas ekonomi domestik pasca-perlambatan pada tahun sebelumnya.
"Tahun 2025 pertumbuhan pajaknya negatif beberapa persen karena ada perlambatan ekonomi dan penanganan yang kurang serius. Sekarang ekonominya sudah lumayan bagus dan kita sudah tumbuh 24 persen dari pengumpulan pajak, jadi harusnya tahun ini bagus," ujar Purbaya saat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Purbaya mengatakan, Kementerian Keuangan bakal menindak tegas segala bentuk kebocoran maupun manipulasi pajak di lapangan. Penagihan aktif akan menyasar entitas bisnis yang selama ini belum menyetorkan kewajibannya, termasuk merespons laporan masyarakat terkait dugaan penunggakan pada industri seperti perusahaan baja.