Bocoran Strategi GoJek Naik Kelas dari Startup Menjadi Decacorn

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 320 2231847 bocoran-strategi-gojek-naik-kelas-dari-startup-menjadi-decacorn-aVtj5t16Gp.jpg Gojek (Okezone)

JAKARTA - Salah satu kunci sukses bisnis daring di tengah situasi pandemi Covid-19 adalah melayani konsumen secara maksimal. Hal itu akan membuat perusahaan startup kian teringat di benak hati para pelanggan dan tak akan berpindah ke produsen lainnya.

Head of Groceries GoJek, Tarun Agarwal mengatakan bahwa berinteraksi langsung dengan pengguna akan lebih berkurang. Hal ini dikarenakan banyak konsumen yang menghabiskan waktu secara online.

 Baca juga: Facebook, PayPal hingga Google Suntik Modal ke Gojek

"Startup juga dapat memperoleh data dan umpan balik dengan cepat sehingga dapat lebih menyesuaikan produk seiring perubahan di pasar,” kata Tarun dalam diskusi virtual, Rabu (17/6/2020).

Menurut dia, penerapan model bisnis direct-to-consumer sendiri terbukti membawa GoJek ke status decacorn sekaligus menjadikannya lebih resiliensi selama pandemi.

 Baca juga: Go-Jek Siap Rambah Pembayaran SPP di Sekolah

"Salah satunya saat GoJek turut mengembangkan layanan yang membantu konsumen berbelanja kebutuhan sehari-hari (groceries) melalui layanan GoMart dan GoShop. Layanan GoFood pun disesuaikan semenjak pandemi Covid-19 dengan bergabungnya Pasar Mitra Tani yang menjual bahan pangan pokok ke dalam platform, serta hadirnya GoFresh, layanan marketplace yang pada awalnya diperuntukkan khusus bagi merchants GoFood, namun saat ini juga dapat diakses oleh konsumen sebagai salah satu upaya GoJek membantu masyarakat selama krisis Covid-19,” ujarnya.

Dia menyebut sepanjang tahun 2020, transaksi belanja di GoMart terus meningkat. Bahkan, kenaikan itu mencapai lima kali lipat dibanding tahun lalu.

“Sepanjang tahun 2020, transaksi belanja groceries di GoMart terus meningkat. Hingga bulan Mei, terjadi 5,5 kali peningkatan produk yang terjual di GoMart dibandingkan bulan Januari,” katanya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini