JAKARTA - Pandemi virus corona tak melulu membatasi usaha kita untuk bisa terus bekerja. Hal ini dibuktikan Karantina Pertanian Semarang.
Kementerian Pertanian mengungkapkan saat pemberlakuan kondisi pembukaan pembatasan secara bertahap atau new normal, justru telah memberikan dampak yang signifikan diberbagai sektor termasuk pertanian, khususnya lalu lintas produk pertanian baik antar area atau domestik, ekspor dan impor.
Baca Juga: Oversupply, Indonesia Ekspor APD dan Masker
"Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Semarang melaporkan pelepasan perdana buah nanas segar asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) ke Jeddah," tulis Instagram @kementerianpertanian, Jumat (19/6/2020).
Ekspor ini perdana dilakukan Indonesia ke Jeddah. Adapun jumlah nanas yang dikirim sebanyak 12 ton.
Baca Juga: Ekspor Indonesia Lesu, Sri Mulyani Justru Fokus pada Impor
Pada beberapa waktu lalu, Menteri Pertanian (Kementan) Syahrul Yasin Limpo pernah melepas ekspor nanas kaleng di Lampung.
"Sekarang kita ada di pabrik nanas terbesar di dunia." katanya.