Iklan Diboikot Coca Cola hingga Unilever, Berikut Tanggapan Bos Facebook

Natasha Oktalia, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 06:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 320 2238424 iklan-diboikot-coca-cola-hingga-unilever-berikut-tanggapan-bos-facebook-sDP7NqlfI6.jpg facebook (Reuters)

JAKARTA - Facebook kali ini terkena dampak boikot dari beberapa perusahaan besar. Pasalnya, dari Coca Cola hingga Honda mencabut iklannya di platform tersebut dalam kampanye #StopHateForProfit.

Aksi boikot ini akan menjadi efek bola salju bagi Facebook. Sebab, pendapatan Facebook dari iklan cukup besar. Tahun lalu, Facebook menghasilkan USD69,7 miliar pendapatan iklan secara global melalui jutaan pengiklannya.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan perusahaan akan mengubah kebijakannya untuk melarang pidato kebencian dalam iklannya, tetapi dia tidak merujuk boikot secara langsung.

Dalam catatan Analis Bank of America, Verizon memiliki potensi untuk mempengaruhi pengiklan lain bergabung dalam aksi boikot. Para analis mengatakan Facebook memiliki begitu banyak pengiklan ada risiko efek bola salju.

Munculnya kampanye #StopHateforProfit juga dipicu adanya penolakan Facebook atas penolakan penghapusan soal unggahan postingan Presiden Donald Trump. Di mana, Trump mengancam para demonstran dengan kekerasan dan juga menyebut demonstran "preman."

Baca selengkapnya: Starbucks hingga Unilever Boikot Iklan di Facebook, Mark Zuckerberg Menyerah

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini