Perusahaan Korsel Siap Bangun Pabrik Baterai Rp139 Triliun di Indonesia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 17:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 320 2238974 perusahaan-korsel-siap-bangun-pabrik-baterai-rp139-triliun-di-indonesia-qlhxKAY5VT.jpg Relokasi Pabrik Asing ke Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat ada 17 investor lain yang menyatakan minat untuk melakukan relokasi industrinya ke Indonesia. Sedangkan 7 perusahaan 7 perusahaan asing asal Amerika Serikat, Jepang, Taiwan dan Korea Selatan sudah memastikan akan merelokasi usahanya ke Indonesia.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, selain 7 perusahaan tersebut, terdapat 17 investor lain yang telah menyampaikan minatnya untuk melakukan relokasi atau diversifikasi industrinya ke Indonesia. Salah satunya yaitu investor asal Korea Selatan, LG Chemicals yang menyampaikan komitmennya akan membangun industri baterai kendaraan terintegrasi dengan smelter.

Baca Juga: Daftar 7 Perusahaan Asal AS hingga Jepang yang Pindahkan Pabrik ke Indonesia

“Rencana nilai investasi LG Chemicals diperkirakan mencapai USD9,8 miliar (Rp139,9 triliun, kurs Rp14.277 per USD) dan menyerap hingga 14.000 tenaga kerja,” tutur Bahlil, dalam keterangannya, Selasa (30/6/2020).

BKPM melalui tim satuan tugas (satgas) khusus relokasi investasi berkomitmen untuk mengawal proses relokasi ini dan terus melakukan negosiasi dengan berbagai perusahaan untuk dapat menarik lebih banyak investor yang bersedia merelokasi usahanya ke Indonesia dari negara lain.

Baca Juga: Presiden Jokowi Senang 7 Perusahaan Asing Pindahkan Pabrik ke Indonesia, 5 dari China

Sementara itu, tujuh perusahaan yang merelokasi investasi di antaranya, Alpan Lighting (PT CDS Asia) dari Amerika Serikat, bidang usaha industri lampu dengan tenaga surya, Sagami Electric (PT Sagami Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri komponen elektronika, Denso (PT Denso Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri suku cadang kendaraan bermotor, Panasonic (PT Panasonic Manufacturing Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri barang elektronika.

Kemudian, Meiloon (PT Meiloon Technology Indonesia) dari Taiwan, bidang usaha industri speaker, audio dan video elektronik, Kenda Tire (PT Kenda Rubber Indonesia) dari Taiwan, bidang usaha industri ban; serta LG Electronics (PT LG Electronics Indonesia) dari Korea Selatan, bidang usaha industri perlengkapan elektronika.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini