Akal Bulus Mantan Bos Nissan Bisa Kabur, Bayar Rp12,4 Miliar

Natasha Oktalia, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 320 2243126 trik-mantan-bos-nissan-bisa-kabur-bayar-rp12-4-miliar-T6qjLGRD45.jpeg Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Melarikan Diri dari Jepang. (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Mantan Bos Nissan Motor, Carlos Ghosn dikabarkan memberikan sejumlah uang kepada seorang pria yang membantunya melarikan diri dari Jepang. Hal ini diungkap oleh Jaksa Penuntun di pengadilan Amerika Serikat, Selasa waktu setempat.

Carlos Ghosn mengirim USD862.500 atau setara Rp12,4 miliar (kurs Rp14.443) ke sebuah perusahaan yang dikelola seorang pria yang pernah membantu dirinya saat melarikkan diri dari Jepang.

Baca Juga: Waspada, Ini 7 Tanda Perusahaan yang Mulai Tidak Sehat

Pengungkapan hal ini setelah Michael Taylor dan putranya Peter tertangkap saat menghindari ekstradisi ke Jepang sehubungan dengan pelarian Ghosn. Keduanya pun mengajukan petisi kepada hakim di pengadilan AS untuk membebaskan dengan jaminan.

Pengacara Taylor's mengatakan, clientnya sudah ditahan selama enam bulan lebih di Norfolk Country Correctional Center di Massachusetts.

"Tidak ada risiko penerbangan dan tidak diragukan lagi ada kondisi di mana mereka dapat dibebaskan," tulis para pengacara, dilansir dari laman Reuters, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Sebelumnya, Ghosn dikabarkan melarikan diri ke Beirut dari Jepang pada bulan Desember lalu. Ghosn melarikan diri dari tempat penahanannya akibat dari tuduhan kejahatan keuangan yang diselundupkan dalam kotak ke sebuah jet pribadi.

Baca Juga: Bandingkan Ekonomi RI dengan Negara Lain, Jokowi: Apakah Sudah Resesi?

Bukti yang diajukan ke Pengadilan Federal Massachusetts menunjukkan adanya transfer yang dilakukan pada bulan Oktober senilai USD540.000 dan USD322.500 yang berasal dari rekening bank Paris ke Promoter Fox LCC, yang dikelolah oleh Taylor's.

Penolakan atas tawaran Taylor's untuk membatalkan surat penangkapan mereka ditolak oleh para Hakin AS Donald Cabell, dengan perintah tertulis untuk diikuti. Tapi, hal tersebut belum memutuskan atas permintaan jaminan yang akan mereka dapatkan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini