Lion Air Kembali Pekerjakan 2.600 Karyawan yang Sebelumnya Kena PHK

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 320 2244210 lion-air-kembali-pekerjakan-2-600-karyawan-yang-sebelumnya-kena-phk-z9mkxDtp9a.jpg Lion Air (Foto: Okezone)

JAKARTA - Maskapai penerbangan Lion Air Group, seperti Lion Air, Wings Air dan Batik Air menyatakan bahwa tren operasional layanan penerbangan sejalan permintaan perjalanan udara (angkutan udara) terus tumbuh dan diprediksi mendekati kembali normal, yang diharapkan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

"Untuk itu, Lion Air Group memberikan kesempatan kepada kurang lebih 2.600 orang (tenaga kerja) yang sebelumnya tidak diperpanjang masa kontrak kerja untuk dapat bekerja kembali, seiring dengan peningkatan operasional," kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga: Lion Air Pangkas 2.600 Karyawan Dampak Covid-19 

Menurut Danang, pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan harapan agar setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan (safety first) dan dalam upaya tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

Layanan penerbangan berjadwal dari dan menuju kota-kota besar hingga setingkat kecamatan atau kabupaten, antara lain Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma), Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Palembang, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Lombok, Bali, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Timika, Jayapura, Merauke, Berau,  Sampit, Lubuk Linggau, Labuan Bajo, Luwuk, Tambolaka, Waingapu, Bima, Sumbawa, Ende, Gunung Sitoli dan wilayah atau daerah lainnya.

Baca Juga: PHK Karyawan, Lion Air: Keputusan Berat 

Lion Air Group mempersiapkan semua armada, yang terdiri dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600, yang dioperasikan menurut kebutuhan.

Lion Air Group menilai hal tersebut berdasarkan:

1.       Laju atau tren pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat dari bulan ke bulan.

2.       Sudah terjadi pergerakan perekonomian menuju arah yang lebih baik, karena berbagai program dan inisiasi pemerintah,

3.       Harga uji kesehatan yang semakin terjangkau terutama metode uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)),

4.       Akses mendapatkan uji kesehatan semakin mudah yang tersedia di beberapa titik lokasi,

5.       Persyaratan dokumen perjalanan udara bagi penumpang semakin mudah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini