Share

Ekonomi Global Diprediksi Minus 5,2%, World Bank Ingatkan Indonesia soal Resesi

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 20 2247251 ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi-P7jKit0SRj.jpg Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) memperingatkan setiap negara agar mewaspadai dampak resesi yang bakal terjadi. Bank Dunia memproyeksi kontraksi pertumbuhan ekonomi secara global minus 5,2% tahun ini.

Country Director Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan turun dengan cukup signifikan. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan di kisaran 0% yang mana bisa menimbulkan resesi.

"Proyeksi ekonomi Indonesia akan turun karena didasari hal, pertama kontraksi ekonomi global, kedua ekonomi Indonesia akan terbuka kembali per Agustus, dan ketiga tidak ada gelombang kedua dari pandemi," ujar Satu dalam video virtual di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Baca Juga: Singapura Resesi, Sri Mulyani Nyalakan Lampu Kuning untuk Ekonomi Indonesia 

Menurutnya, Asia dan wilayah pasifik diproyeksikan akan terkontraksi semakin tajam yakni 6% pada 2020. Itu terjadi akibat sebagian besar negara harus lockdown untuk bisa kontrol pandemi Covid-19.

"Namun tergantung penatalaksanaan waktu dan tentu ini pengaruhi tingkat PDB di negara tersebut," katanya.

Baca Juga: Negara Lain Resesi, Ekonomi China Tumbuh 3,2% pada Kuartal II-2020 

Dia menambahkan Indonesia belum aman dari ancaman resesi. Dalam laporan proyeksi ekonomi Indonesia edisi Juli 2020, Bank Dunia mengatakan, pemulihan ekonomi nasional akan tergantung pada kuartal III dan IV 2020.

"Tidak ada negara di dunia yang bisa capai pendapatan tinggi jika rasio pajaknya per PDB hanya 1 digit saja," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini