"Akan tetapi proses penurunan itu sudah terjadi, sehingga apa yang sekarang ini sudah terefleksikan dalam bentuk resesi yang ada di Singapura. Dan kalau menurut saya tidak lagi berdampak besar karena sudah terjadi penurunan itu," tandas dia.
Baca Juga: Ekonomi Global Diprediksi Minus 5,2%, World Bank Ingatkan Indonesia soal Resesi
Sebelumnya, Departemen Perdagangan dan Industri menyatakan, produk domestik bruto Singapura sebagian besar dihitung dari data bulan April dan Mei. Akibatnya, ekonom memprediksi ekonomi negara di Asia Tenggara akan minus 37,4%.
Resesi didefinisikan jika pertumbuhan dua kuartal berturut-turut mengalami minus. Tercatat, pada kuartal I-2020, ekonomi Singapura minus 3,3%. Dengan demikian, Singapura masuk ke jurang resesi.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.