BUMD Diminta Jadi 'Mesin ATM' Daerah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 320 2247479 bumd-diminta-jadi-mesin-atm-daerah-IBKBdW6uTG.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti mengimbau kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dirinya meminta agar BUMD itu bisa menghasilkan profit yang berlimpah bagi pendapatan suatu daerah.

"Serta mengoptimalkan keberadaan BUMD untuk salah satu sumber PAD," kata La Nyalla di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Baca Juga: Badung Capai Kemandirian Fiskal Sangat Mandiri, Kalahkan Bekasi dan Bogor 

Dia mengaku akan melakukan pengawasan terhadap setiap daerah agar BUMDnya tak hanya membebani APBD setiap tahunnya. Sebab, bila tak diawasi dikhawatikan perusahaan daerah itu hanya membuang-buang uang negara.

"Ini akan menjadi bahan kelengkapan DPD RI untuk melakukan pendalaman terhadap pengawasan ke mitra kerja terkait," ujarnya.

Baca Juga: Daerah dan Desa Nikmati Rp812 Triliun Selama 2019 

Sebelumnya, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna menyebut dari 542 wilayah hanya ada satu daerah yang dinyatakan sudah sangat mandiri dalam hal kebijakan fiskal, yaitu Kabupaten Badung, Bali. Di mana 83,47 persen belanja daerahnya berhasil diakomodasi dari pendapatannya.

"Ini sangat mengejutkan karena ini bukan pusat perdagangan dan memiliki SDA yang cukup. Tentu ini menjadi sesuatu role model bagi pembangunan daerah yang lain," kata dia hari ini.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini