"UMKM yang bisa bertahan itu UMKM yang juga melakukan adaptasi dan inovasi produk, saya kira menyesuaikan dengan permintaan market yang baru pasc- pandemi ini. Memang sebagian besar UMKM sangat terdampak dari sisi demand maupun suply. Pemerintah sudah membuat kebijakan mengingat ekonomi nasional masalah pembiayaan realisasi pinjaman subsidi bunga kredit termasuk juga subsidi pajak," katanya
Lanjut teten, digitalisasi bagi UMKM sangat penting terutama untuk mengakses pasar tapi digitalisasi bukan sekedar akses pasar tapi juga akses pembiayaan. Bahkan lembaga pembiayaan sudah mulai melihat digital record dari kesehatan usaha yaitu dapat menggantikan kolateral.
"Lalu digitalisasi penting untuk bisnis proses UMKM yang lebih efisien termasuk di Koperasi. Maka dari itu pak Presiden terus meminta untuk menambah terus para pelaku UMKM," tutupnya.
CM
(Yaomi Suhayatmi)