Share

Tes Dahulu Rasa Makanan ke Teman, Sebelum Memulai Bisnis Kuliner

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 17 Juli 2020 18:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 320 2248121 tes-dahulu-rasa-makanan-ke-teman-sebelum-memulai-bisnis-kuliner-zyYBxr5MSL.jpg Salah Satu Makanan Kreasi Glien. (Foto: Okezone.com/Glien)

JAKARTA - Bisnis makanan rumahan sedang menjadi tren, apalagi di tengah pandemi virus corona. Di mana masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, dari belajar, kerja hingga ibadah.

Meski modal yang dikeluarkan relatif lebih kecil, namun keuntungan yang didapat sangat besar dan menggiurkan. Wajar saja, pasar kuliner sangat besar.

Meski demikian, membuka usaha makanan rumah tidaklah mudah. Karena makanan yang dijual harus enak dan sesuai dengan selera lidah banyak orang.

Baca Juga: Tak Hanya Enak, Jualan Masakan Pedas Glien Laris Berkat Interaksi di Medsos

Oleh karena itu, salah satu yang harus diperhatikan adalah rasa. Untuk mendapatkan rasa yang pas jangan lupa melakukan tester terlebih dahulu.

Owner dari Dapur Makaro Disfiyant Glienmourinsie memiliki cara sendiri untuk mendapatkan rasa yang pas untuk makanan yang akan dijual. Biasanya ada contoh makanan yang akan dijual kepada teman-teman terdekat dan kebetulan ada yang menjadi influencer.

Baca Juga: Pelajari Jenis Pasar Online dan Celah yang Harus Dikuasai

Namun, kata wanita berusia 31 tahun ini menegahkan bahwa poinya bukanlah influencer tersebut. Tapi saat mencoba dan merespons hasil masakan. "Karena saya bisannya, sambel teri sama cumi itu kan pertama-tama ya baru merambah ke empal dan lainnya. Sampai akhirnya mentai. Sebelum saya jual pasti mengirimkan yang memang mereka nilai bagus," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (17/7/2020).

Selain itu, terkadang juga mengirim ke beberapa rekan secara random. Langkah ini dilakukan untuk melakukan tes pada pasar sekaligus rasa pada makanannya.

Dapur Makaro

Glien juga menilai, pelaku usaha harus siap untuk menerima kritikan yang dilayangkan dari hasil menyicip makanannya. Ketika dirasa sudah pas dan tidak ada kritikan, barulah memasarkan lewat sosial media seperti Instagram.

"Jadi istilahnya tes pasar dan tes rasa. Jadi saya enggak sok pede ke mereka 'Ah enak nih'. Saya enggak kaya gitu, jadi saya kirim ke mereka dulu, mereka approv apa enggak? Kalau approv ada koreksi atau enggak, saya pasti nanya kurangnya apa, rasannya udah cukup belum, jadi memang observasinya banyak," kata Glien.

Namun jika ada beberapa hal yang kurang, sebaiknya kata Glien, jangan menjual terlebih dahulu. Usahakan mengulik lagi untuk mendapatkan rasa yang pas.

"Iya jadi yang dijual itu sudah rasa yang seimbang. Kalau ada yang kurang balance atau apa nanti saya akan coba kulik lagi saya seimbangan lagi," kata Glien.

Dirinya memasak masakan pedas sesuai hobi yang dijalani dan malah menjadi nilai tambahnya. 

Glien menceritakan, uatu waktu pernah memasak dan mempostingnya di Instagram. Seketika, para teman-temannya termasuk yang influencer ini membalas Instastory-nya dan ingin mencoba.

Setelah itu, dirinya mengirim makanan kepada temannya tersebut. Tak disangka temannya suka dengan hasil masakan dan menyarankan untuk menjualnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini