Pupuk Indonesia Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun di Tengah Corona

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 20 Juli 2020 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 320 2249314 pupuk-indonesia-terbitkan-obligasi-rp2-5-triliun-di-tengah-corona-EkrO1qJnUP.jpg Pupuk Indonesia Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun. (Foto: Okezone.com/Pupuk Indonesia)

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II dengan jumlah emisi sebanyak-banyaknya Rp2,5 triliun. Obligasi ini merupakan bagian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) II senilai total Rp8 triliun.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan, obligasi ini sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk diversifikasi sumber pendanaan eksternal selain dari perbankan.

Baca Juga: Utang Pemerintah ke Pupuk Indonesia Capai Rp17,1 Triliun, Berikut Rinciannya

“Selain diversifikasi sumber pendanaan, ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengurangi volatilitas suku bunga dengan beralih dari variable rate ke fixed rate, sehingga kami bisa mendapatkan efisiensi untuk jangka panjang,” katanya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7/2020).

Perseroan pun optimis target penerbitan bisa terserap oleh pasar mengingat kinerja perusahaan yang selalu stabil dan bahkan menunjukkan peningkatan walaupun di tengah masa pandemi covid-19.

“Dana obligasi ini akan digunakan untuk melakukan reprofiling atas pinjaman perbankan maupun obligasi baik di induk dan anak perusahaan.” tambahnya.

Baca Juga: Menko Luhut: Bank Dunia Puji Pengelolaan Utang Indonesia

PUB II Obligasi Pupuk Indonesia Tahap I Tahun 2020 terbagi dalam tiga seri, yaitu Seri A bertenor 3 tahun, Seri B bertenor 5 tahun, dan Seri C bertenor 7 tahun. Pembayaran bunga dilakukan secara triwulanan, dengan perhitungan 30/360.

Masa penawaran awal obligasi berlangsung pada 16-30 Juli 2020. Sedangkan penawaran umum dijadwalkan pada 14-18 Agustus 2020.

Pupuk Indonesia menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas sebagai Joint Lead Underwriters (JLU), dan PT Bank Mega Tbk sebagai wali amanat.

Obligasi berkelanjutan Pupuk Indonesia mendapat peringkat AAA (idn) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Obligasi ini tanpa jaminan khusus (clean basis). (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini